.
Diberdayakan oleh Blogger.
Kamis, 30 Mei 2013

Facebook Luncurkan Fitur "Verifikasi Fanspage", Tiru Twitter kah?

Kupas Tuntas - Seiring dengan popularitas Facebook, banyak oknum mencatat nama-nama orang terkenal untuk membuat akun palsu. Tapi pengguna tampaknya tidak perlu cemas akan tertipu dengan akun palsu, karena kini situs jejaring sosial meluncurkan fitur "verified pages" untuk manandai akun asli.



Dilansir dari Mashable, Kamis (30/5/2013), akun yang diakui keasliannya akan memiliki tanda centang biru kecil di samping nama pemilik akun tersebut. Tanda centang itu juga akan muncul di samping nama pemilik akun dalam hasil pencarian.

Seperti "verified account" di Twitter, fitur yang sama di Facebook juga tidak akan diberikan untuk semua orang. Tanda verifikasi hanya tersedia secara khusus untuk tokoh masyarakat dengan penggemar yang banyak seperti selebriti, pejabat pemerintah, merek populer, dan sejumlah wartawan.

Kehadiran fitur baru ini tentu akan membantu pengguna agar tidak tertipu dengan akun-akun palsu di Facebook. verified pages sudah mulai diluncurkan sejak kemarin (29/5).
Selasa, 07 Mei 2013

Kisah Masuk Islamnya Seorang Ilmuwan, Setelah Mengetahui Ada Bakteri Dalam Air Liur Anjing

Kupas Tuntas - Seorang ilmuwan besar yang mendalami bidang bakteri berkunjung ke Mesir untuk menyekolahkan anaknya dan dia sendiri memperoleh pekerjaan dalam bidangnya tersebut. Pada suatu hari dia membaca buku hadist yg berhubungan dengan masalah kesehatan. 


Tiba-tiba dia tidak percaya ketika membaca hadist Nabi Muhammad SAW yang berbunyi: "Jika seekor anjing menjilat perkakas rumah salah seorang diantara kalian, maka cucilah alat
(tempat) itu tujuh kali, satu kali diantara yang tujuh itu dicampur dengan tanah”

Sejenak dia berdiam menatap hadist itu. Dalam dirinya mulai timbul pertanyaan-pertanyaan : Perintah mencuci tujuh kali itu memang harus dilakukan, dan merupakan kewajiban, namun mengapa Nabi masih menyuruh membasuh tempat itu satu kalinya dengan tanah? Tidakkah dengan memakai air saja sudah cukup?

Pertanyaan itu terus mengganggunya. Kemudian dia mengambil sebuah perkakas rumah dan membiarkannya dijilati anjing. Lalu mencucinya dengan air tujuh kali. Setelahnya ia teliti
dengan menggunakan mikroskop, dan yang terlihat adalah: Berjuta-juta bakteri masih melekat di tempat itu. Berarti mencuci dengan air tidaklah cukup untuk menghilangkan bakteri atau kuman-kuman penyakit anjing yang melekat ditempat tersebut.

Setelah itu dia mencoba sekali lagi, mencuci tempat itu dengan debu. Dan sehabis diteliti, ternyata, kuman-kuman telah hilang seluruhnya.

Pertanyaan yang timbul dibenaknya sekarang: Siapa yang memberitahukan hal ini kepada
Muhammad ? Padahal penemuan rahasia bakteri baru diketemukan oleh Pasteur (1822-1895).

Bukankah jauh sekali jarak antara Muhammad dengan Pasteur?
Berarti penemuan Pasteur hanyalah mengulang penemuan lama, dimana Muhammad telah
mengetahui bahwa bakteri atau kuman penyakit itu ada pada anjing dan dapat dihilangkan
hanya dengan mempergunakan debu dan dibasuh dengan air
enam kali. Siapa yang memberitahukan hakekat ilmiah
ini kepada Muhammad?

Subhanallah, Allah SWT lah yang memberi petunjuk kepada Nabi Muhammad SAW, segala hal yang bermanfaat bagi umatnya. Dan akhirnya keyakinan ilmuwan tersebut memperkuat nya untuk masuk Islam bersama puterinya yang kala itu ikut bersamanya ke
Kairo.

Maha Suci Allah, yang atas karunia dan rahmatNya terbukalah setiap jalan kebaikan. Wallahu a'lam bishawab, Semoga bermanfaat.

Sumber: Bagaimana Aku Melihat ALLAH, 1982
Muhammad Irfan Islam Dan Isinya