.
Diberdayakan oleh Blogger.

[HOT] Anak Kandung Bunuh Bapak Pakai Linggis

Jin Botol - (Malang) Warga Desa Lumbangsari, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang gempar. Pagi hari, seorang bapak tewas di tangan anaknya sendiri dengan luka mengenaskan di bagian kepala. Korban tewas bernama Iswandi (50 tahun), warga Desa Lumbangsari RT4/RW1, Kecamatan Bululawang.

Iswandi tewas di tangan anak kandungnya sendiri yang diduga mengalami gangguan jiwa, Taufan Hidayat (30 Tahun). Cerita kejadian itu bermula saat dini hari tadi, Taufan bangun dari tidurnya. Sulung dari dua bersaudara itu, tiba-tiba masuk ke dalam kamar Iswandi.

Saat itu, Iswandi lelap tertidur bersama istrinya, Ponimah (50 Tahun). Tanpa banyak kata, Taufan yang masuk ke kamar dengan membawa linggis, langsung memukuli kepala Iswandi. "Korban tewas usai dipukul linggis oleh anak pelaku. Pelaku sendiri, ditenggarai memang sakit jiwa," ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polsek Bululawang, AKP Suprayitno.


Usai dihantam linggis, Iswandi sempat berusaha kabur. Namun, Taufan yang sudah kalap, kembali menghantam kepala ayah kandungnya sendiri hingga tersungkur di kamar tamu. Iswandi pun tewas mengenaskan dengan kepala dan mulut banyak mengeluarkan darah.

Melihat suaminya berlumuran darah, Ponimah pun histeris. Teriakan Ponimah mengundang warga sekitar untuk masuk ke dalam rumahnya. Takut jadi sasaran pelaku, warga desa akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Bululawang.

Tepat pukul 05.00 WIB, polisi akhirnya mengevakuasi jasad korban dan berusaha menangkap pelaku yang sempat mengunci diri dalam kamar. "Usai membunuh bapaknya, pelaku memang masuk kamar dan mengunci dari dalam. Kami sempat mendobrak kamar pelaku dan berhasil meringkusnya," tegas AKP Suprayitno.

Ia menambahkan, saat didobrak pelaku hanya tidur-tiduran dalam kamar. Tanpa perlawanan, pelaku akhirnya diamankan ke Polsek Bululawang.

Terpisah, Ponimah saat ditanya mengakui jika anak kandungnya, pernah masuk Rumah Sakit Jiwa Lawang. "Dua kali anak saya masuk RSJ Lawang. Saya enggak tahu kenapa anak saya berbuat seperti itu," kata Ponimah sembari meneteskan air mata.

Menurutnya, sebelum kejadian pada malam harinya, Ponimah masih membuatkan kopi dan memberikan makanan ringan berupa gorengan. "Setiap malam kesukaan Taufan memang kopi dan gorengan. Kami selalu menyediakan itu," katanya.



Sedih saya membacanya gan, soalnya coba aja dech bayangin jika itu bapak kita dan salah satu saudara kita yang menjadi si Taufan Hidayat tersebut. Semoga almarhum tenang di alam sana (Walaupun saya tidak kenal). 
Ingin mendapatkan informasi-informasi unik serta update artikel dari kami secara berkala? Follow twitter resmi blog ini di @kupastuntasCOM dan join bersama kami di facebook Kupas Tuntas Official Fanspage Terima Kasih.
Ditulis oleh: Muhammad Irfan - Sabtu, 21 April 2012

Artikel Menarik Lainnya: